Archive for the ‘Non Fiksi’ Category

Arti kata “Cinta”
January 13, 2010

“Cinta menurut saya, adalah perasaan hati terindah yang tergerakkan, mudah terlahirkan, yang menciptakan seni-seni kehidupan penuh pesan dan kesan dalam keabstrakan arti dan pengaruhnya”. (Ardh4ever)

“Cinta adalah perasaan indah atas apa yang kita tatap, kita kagumi, ataupun yang kita nilai dari segi keindahan yang kita rasakan tersebut. Cinta adalah perasaan nyaman atas apa yang kita alami, kita jalani, kita maknai, atau bahkan mungkin yang kita akhiri dalam segi keadaan yang ternyata kita rasakan karenanya. Ataupun juga, cinta adalah suatu perasaan yang halus atau lembut, yang menghaluskan atau melembutkan pada apa yang kita ucapkan, kita dengar, kita sentuh, kita sangga, juga bahkan pada apa yang kita sandarkan untuk segi kehadiran yang tengah kita rasakan tersebut”.

Kemudian, cinta pada umumnya hadir karena satu, dua, tiga, ataupun lebih suatu rangkaian proses kinerja organ tubuh yang seakan saling memiliki keterkaitan emosional yang terjaga. Terwakili oleh suatu tatapan, pendengaran, tatapan dan renungan, ataupun bahkan semuanya yang membuat perasaan itu ternyata tak sengaja bisa terlahirkan, yang dimana karena keterkaitan itulah, yang tentunya juga menjadikan suatu alasan untuk kehadiran perasaan cinta tersebut, menjadikannya suatu perbedaan dalam hal cara kita menghadirkannya, menilainya, merasakannya, ataupun bahkan suatu perbedaan dalam hal cara kita memaknai perasaan cinta yang kita rasakan tersebut.

Karena cintalah perasaan yang tentunya dirasa, maka hati juga lah yang tentunya menjadi dasar utama atas kehadirannya tersebut. Mampu merasakannya, berarti bersedia dan mau untuk memahaminya. Karena semua yang dirasa, ternyata juga hanya hati lah yang membuatnya utuh dalam satu bentuk keutuhan perasaan cinta tersebut, menjadikan proses timbal balik yang kemudian pun harus kembali terwakilkan oleh beberapa perantara kehadirannya tersebut.

“Cinta lebih berarah ke konsep abstrak, lebih mudah dialami daripada dijelaskan”. (Ibnul Qoyyim)

”Cinta”. Sebuah nama yang sering dibicarakan orang, dari yang muda sampai yang tua. Banyak manusia mengatas namakan cinta untuk setiap prilakunya. Tapi apakah mereka mengerti apa makna di balik sebuah kata ”cinta” itu.

”Cinta” memang sebuah nama yang sangat simple dan mudah untuk diucapkan. Tapi tahu kah apa arti dari cinta tersebut. Sebuah fenomena yang luar biasa. Membuat yang sedih menjadi ceria, jahat menjadi baik, peperangan menjadi perdamaian, kebencian menjadi persaudaraan, pahit menjadi manis, luka menjadi sembuh, sakit menjadi sehat. Semua itu atas nama cinta. Dan ketika kata ”Cinta” disalah gunakan maka kejadiannya juga bakal sebaliknya.

Cinta juga bisa berasal dari obsesi untuk mendapatkan sesuatu. Tapi itu bukan cinta, itu hanyalah alat untuk mendapatkan objek tertentu. Kata ”Cinta” mempunyai makna yang universal. Setiap insan mempunyai tanggapan sendiri tentang arti cinta. Dan setiap insan juga punya cara sendiri untuk mencintai.

Apa arti cinta itu sebenarnya? Cinta adalah sebuah ungkapan rasa sayang dan simpati kita kepada seseorang. Kata cinta juga diberikan dari kita kepada Sang Pencipta, sebagai tanda kalau kita amat membutuhkan dan menyanjung-Nya. Rasa cinta yang kita berikan menunjukkan bahwasanya kita sangat menyukainya dan ingin bersamanya. Kecemburuan sering terjadi jika seseorang yang kita cintai bersama oranglain. Itulah cinta, satu nama seribu makna.

Cinta adalah sebuah perasaan yang ingin membagi bersama atau sebuah perasaan afeksi terhadap seseorang. Pendapat lainnya, cinta adalah sebuah aksi/kegiatan aktif yang dilakukan manusia terhadap objek lain, berupa pengorbanan diri, empati, perhatian, memberikan kasih sayang, membantu, menuruti perkataan, mengikuti, patuh, dan mau melakukan apapun yang diinginkan objek tersebut.

* Cinta Kasih Kepada Sesama Manusia *

“Kita bisa hidup tanpa agama, tetapi kita tidak bisa bertahan lama tanpa cinta”. (Dalai Lama)

Cinta kepada sesama adalah perasaan simpati yang melibatkan emosi yang mendalam. Menurut Erich Fromm, ada empat syarat untuk mewujudkan cinta kasih, yaitu:

  • Knowledge (pengenalan)
  • Responsibilty (tanggung jawab)
  • Care (perhatian)
  • Respect (saling menghormati)

Cinta berada di seluruh semua kebudayaan manusia. Oleh karena perbedaan kebudayaan ini, maka pendefinisian dari cinta pun sulit ditetapkan.

Para pakar telah mendefinisikan dan memilah-milah arti dari istilah ini yang ternyata pengertiannya sangatlah rumit. Antara lain, mereka membedakan cinta terhadap sesama manusia dan yang terkait dengannya, sehingga menjadi:

  • Cinta terhadap keluarga
  • Cinta terhadap teman-teman, atau philia
  • Cinta yang romantis atau juga disebut asmara
  • Cinta yang hanya merupakan hawa nafsu atau cinta eros
  • Cinta sesama atau juga disebut kasih sayang atau agape
  • Cinta dirinya sendiri, yang disebut narsisme
  • Cinta akan sebuah konsep tertentu
  • Cinta akan negaranya atau patriotisme
  • Cinta akan bangsa atau nasionalisme

Cinta antar pribadi manusia menunjuk kepada cinta antara manusia, yang mempunyai beberapa unsur yang sering ada dalam cinta antar pribadi tersebut, yaitu :

  • Afeksi : menghargai orang lain
  • Ikatan : memuaskan kebutuhan emosi dasar
  • Altruisme : perhatian non-egois kepada orang lain
  • Reciprocation : cinta yang saling menguntungkan
  • Commitment : keinginan untuk mengabadikan cinta
  • Keintiman emosional : berbagia emosi dan rasa
  • Kinship : ikatan keluarga
  • Passion : nafsu seksual
  • Physical intimacy : berbagi kehidupan erat satu sama lain
  • Self-interest : cinta yang mengharapkan imbalan pribadi
  • Service : keinginan untuk membantu